Selamat Membaca!!! Jangan lupa tinggalkan komentar :)

Organisasi dan Metode

1. Pengertian Organisasi dan Metode
Pengertian organisasi dan metode sacara lengkap adalah: Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses menajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
2. Sejarah Organisasi
suatu organisasi biasanya dianggap baru dimulai sebagai disiplin akademik bersamaan dengan munculnya  manajemen   ilmiah pada tahun 1890-an, dengan Taylorisme yang mewakili puncak dari gerakan ini. Para tokoh manajemen ilmiah berpendapat bahwa rasionalisasi terhadap organisasi dengan rangkaian instruksi dan studi tentang gerak-waktu akan menyebabkan peningkatan produktivitas. Studi tentang berbagai sistem kompensasi pun dilakukan.
Setelah Perang Dunia I, fokus dari studi organisasi bergeser kepada analisis tentang bagaimana faktor-faktor manusia dan psikologi mempengaruhi organisasi. Ini adalah transformasi yang didorong oleh penemuan tentang Dampak Hawthorne. Gerakan hubungan antar manusia ini lebih terpusat pada tim, motivasi, dan aktualisasi tujuan-tujuan individu di dalam organisasi.
3. Desain Organisasi Formal dan Informal
Organisasi Formal
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional.
Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan sebagainya.
· Organisasi Informal
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari.
Contoh : belajar bersama anak-anak SD, kemping ke gunung dengan teman, dan sebagainya.
4. Teori Organisasi
Teori organisasi dibagi atas 5 klasifikasi yaitu :
(a.) Teori manajemen ilmiah
(b.) Teori organisasi klasik
(c.)Teori organisasi hubungan antar manusia
(d.)Teori behavioral sciece
(e.)Teori aliran kuantitatif
Berikut ini pengertian dari ke 5 klasifikasi teori organisasi :
(a.)Teori Manajemen Ilmiah
Variabel yang diperhatikan dalam manajemen ilmiah :
1) Pentingnya peran seorang manajer
2) Pemanfaatan dan pengangkatan tenaga kerja
3) Tanggung jawab kesejahteraan seorang  karyawan
4) Iklim yang cenderung kondusif Manajemen ilmiah memperhatikan prinsip-prinsip pembagian kerja.
(b.)Teori Organisasi Klasik
James D. Mooney :
Menurut James, kaidah yang diperlukan dalam menetapkan organisasi manajemen adalah :
1) Koordinasi
2) Prinsip skala
3) Prinsip fungsional
4) Prinsip staf
(c.)Teori Hubungan Antar Manusia (1930 – 1950)
Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan psikologis terhadap bawahan, yaitu dengan mengetahui perilaku individu bawahan sebagai suatu kelompok hubungan manusiawi untuk menunjang tingkat produktifitas kerja. Sehingga ada suatu rekomendasi bagi para manajer bahwa organisasi itu adalah suatu sistem sosial dan harus memperhatikan kebutuhan sosial dan psikologis karyawan agar produktifitasnya bisa lebih tinggi.
(d.)Teori Behavioral Science :
1) Abraham maslow Mengembangkan hirarki kebutuhan dalam pnjelasannya tentang perilaku manusia dan dinamika proses motivasi.
2) Douglas Mc Gregor Dengan teori X dan teori Y.
3) Frederich Herzberg Menguraikan teori motivasi higienis atau teori dua faktor.
4) Robert Blake dan Jane Mouton Membahas lima gaya kepemimpinan dengan kondisi manajerial.
5) Rensis Likert Menidentifikasikan dan melakukan penelitian secara intensif mengenai empat sistem manajemen.
6) Fred Fiedler Menyarankan pendekatan contingency pada studi kepemimpinan.
7) Chris Argyris Memandang organisasi sebagai sistem sosial atau sistem antar hubungan budaya.
8) Edgar Schein Meneliti dinamika kelompok dalam organisasi.Teori behavioral science ditandai dengan pandangan baru mengenai perilaku orang per orang, perilaku kelompok sosial dan perilaku organisasi.
(e.)Teori Aliran Kuantitatif
Memfokuskan keputusan manajemen didasarkan atas perhitungan yang dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya. Pendekatan ini dikenal sebagai pendekatan ilmu manajemen yang biasa dimulai dengan langkah sebagai berikut:
1) Merumuskan masalah
2) Menyusun model aritmatik
3) Mendapatkan penyelesaikan dari model
4) Mengkaji model dan hasil model
5) Menetapkan pengawasan atas hasil
6) Mengadkan implementasi
7) Alat bantu yang sering digunakan dalam metode ini adalah motede statistik dan komputerisasi
8) Untuk melihat kemungkinan dan peluang sebaai informasi yang dibutuhkan pihak manajemen
5. Hubungan Timbal-balik antara Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
Jadi hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja dapat dilukiskanseperti di bawah ini.
·> Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia;
·> Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
·> Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Manajemen, organisasi dan tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien
6. Fungsi satuan Organisasi dan Metode
Pengertian organisasi dan metode (secara lengkap) adalah rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.
Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu :
~ Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya,
~ Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen,
(1) Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia, dan
(2) Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan.
Dari uraian di atas terlihat jelas betapa eratnya hubungan antara manajemen, organisasi dan metode, bahkan sepertinya dapat dikatakan bahwa organisasi dan metode merupakan salah satu bidang pengkhususan dari manajemen.
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manager) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
Sumber :
https://bayusetiawan21.wordpress.com/2013/12/24/pengertian-organisasi-dan-metode/
https://girlycious09.wordpress.com/2009/12/31/hubungan-timbal-balik-antara-manajemen-organisasi-dan-tata-kerja-dan-proses-organisasi/

Posting Komentar